Cari Artikel

Memuat...

Kamis, 19 November 2009

Perencanaan yang Strategis

Untuk mencapai sukses dalam bisnis deperlukan inovasi baru, karena itu kembangkanlah terus ide-ide dan gagasan Anda agar memperoleh kesuksesan.

Tantangan bagi seorang pengusaha dalam mengelola bisnis adalah bagaimana mengelola atau menentukan arus keluar masuk keuangan dan kemampuan dalam merebut pasar strategis sehingga Anda bisa mengalokasi sumber-sumber dana untuk mencapai peningkatan sumber pendanaan yang dapat membantu Anda dalam mencapai tujuan lebih cepat.

Paling tidak kenyataan untuk “mambangun perusahaan” dibutuhkan orang yang tepat dalam mengelola keuangan tanpa melakukan kesalahan besar dalam mengelola usaha Anda. Sebab orang yang tepat mengelola keuangan ini ibarat “polisi lalu lintas”, dimana ia dengan cepat dan tanggap membaca situasi “jalur“ mana yang boleh mengeluarkan uang dan di jalur mana ia harus menekan pengeluaran seketat mungkin demi efisiensi bisnis.

Seorang pengusaha yang bijak ia harus memiliki perencanaan yang strategis tentang rencana usaha jangka panjang dan mau mendengarkan saran yang datang dari pelanggan, distributor atau dari berbagai bidang seperti pemasaran, produksi, keuangan guna memenuhi harapan menjadi market leader dengan perolehan laba yang terbesar.

Dalam kegiatan bisnis faktor-faktor apa saja yang sangat mempengaruhi perkembangan perusahaan? Pertama, faktor resiko pengambilan keputusan. Cepatnya perubahan pasar mengharuskan seorang pengusaha mengambil suatu keputusan dengan risiko keputusan yang Anda ambil itu mengakibatkan kegagalan.

Kedua, faktor pesaing (kompetitor). Produktivitas bisnis Anda akan meningkat karena adanya pesaing. Namun dalam menghadapi kompetisi yang demikian tinggi dibutuhkan riset pasar untuk mengindikasi permainan pasar (market game) yang membantu Anda dalam memahami situasi bisnis bagaimana Anda bersikap dan bagaimana sikap pesaing Anda dalam memperebutkan pasar. Kesalahan dalam membuat strategi akan mengakibatkan produk Anda terdepak di pasaran. Karena itu Anda harus tahu kapan waktunya "mendukung lawan" dan kapan waktunya "bersaing" lebih agresif dengan lawan Anda.

Ketiga, sikap ragu-ragu. Seorang pengusaha yang memiliki sikap ragu-ragu dalam merencanakan pengembangan, mengikuti perubahan bisnis serta ketidakpastian dalam proses pelaksaannya akan mengacaukan keseimbangan daya (potensi) kepemimpinan Anda.

Untuk meminimaliskan risiko di atas, Anda harus seringkali melakukan revisi bisnis dengan berbagai perusahaan untuk memperbesar visi Anda dalam memperoleh segala macam akses kemudahan-kemudahan menghadapi kondisi pasar dan menangkap peluang bagi pengembangan bisnis. Fungsi keuangan perusahaan merupakan andalan dalam membangun bisnis melalui pengambilan keputusan yang tepat.

Contoh kasus bagaimana usaha perusahaan Merck yang memproduksi obat-obatan berhasil mencapai sukses membangun perusahaanya melalui strategi keuangannya_menganjurkan agar perusahaan-perusahaan yang ingin sukses mengelola keuangan bisnisnya agar mengembangkan kapabilitas bisnisnya dengan engineering keuangan (financial engineering).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...